Main Menu
Tempat Menarik
Jajak Pendapat
Arsip Berita
Fans Box
Mop Saja
Apakah Ulat Baik Untuk Dimakan?Administrator - Wednesday, 18 August 2010Johnny: "Ayah, apakah ulat baik untuk dimakan?" (33)Selanjutnya... |
Pace Paling Bahagia di DuniaAdministrator - Wednesday, 04 August 2010Ketika baru saja pulang kerja Yaklep dia dapa kabar gembira dari dia pu maitua. Selanjutnya... |
Tra Masuk SekolahAdministrator - Friday, 30 July 2010Yaklep, semakin hari semakin nakal saja di sekolah, pada hal dia su kelas 3 SMP mau ke SMU, tapi dia pung malas saja minta ampun. Satu kali Yaklep tra pi sekolah, dan esok harinya ibu guru marah dan tanya: (65) Selanjutnya... |
KURS
Klik: Beri Makan Hamster Yuuk..
| Achmad Hatari : Tahun Ini, Kampung Bertambah Mencapai 3500 |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Thursday, 15 July 2010 00:47 |
|
"Sejak program Rencana Strategi Pembangunan Kampung (Respek) mulai digulirkan, jumlah pertumbuhan kampung di Papua terus mengalami perkembangan yang signifikan. Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua, Dr. Achmad Hatari, SE, M.Si dari hasil rapat terakhir terungkap bahwa jumlah pertambahan kampung sampai dengan tahun 2010, telah mencapai 3500 kampung. Hal tersebut, lanjutnya, sangat tak seimbang dengan nilai dana Respek yang telah disediakan Pemerintah Provinsi tahun ini senilai Rp320 milyar. “Jadi, dari rapat kordinasi terakhir dari Biro Pemerintahan Kampung kurang lebih ada pertambahan hingga 3500 kampung. Nah ini ternyata bertambah terus, padahal kita cuma sediakan dana kurang lebih Rp320 milyar, sehingga kalau mencapai 3500 kampung maka kita harus tambah sekitar Rp30 milyar lagi, ”kata Hatari, di Kantor Gubernur, kemarin. Kendati ada penambahan yang signifikan, lanjut dia, tentunya pengusulan kampung tersebut harus diteliti lagi apakah pantas dimekarkan atau tidak. “Paling tidak pembentukan 1 kampung kan harus memenuhi syarat jumlah penduduk dan ketentuan lainnya. Sebab tak boleh asal memekarkan saja tetapi harus memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam UU, ”kata dia. |
| Last Updated on Thursday, 15 July 2010 01:01 |
Berita Terhangat
Jayapura Diguncang Gempa 5,7 SRSaturday, 04 September 2010Jayapura Diguncang Gempa 5,7 SR Republika - 1 jam 32 menit laluKirim Kirim via YM Cetak REPUBLIKA.CO.ID,JAYAPURABadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan telah terjadi gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter pada 254 kilometer barat daya Jayapura, Papua. Gempa yang terjadi Sabtu (4/9) pukul 10.14 WIB itu, berada pada kedalaman 10 kilometer dan berlokasi di 2,61 Lintang Selatan-138,42 Bujur Timur. Sampai berita ini diturunkan belum ada korban atau kerusakan yang dilaporkan oleh pejabat setempat. (1) |
Kapolri dan Kapolda Harus Minta MaafSaturday, 04 September 2010[Kapolri dan Kapolda Harus Minta Maaf] Kapolri dan Kapolda Harus Minta Maaf Selanjutnya... |
Semua Korban Tewas di Buol Tertembak di KepalaFriday, 03 September 2010REPUBLIKA.CO.ID,BUOL--Bentrok antara warga Buol, Sulawesi Tengah dan aparat kepolisian yang terjadi sejak Selasa (31/8) malam sampai Rabu (1/9) dinihari dilaporkan telah menewaskan lima orang dan puluhan korban luka-luka. Pelaksana tugas Direktur Rumah Sakit Daerah Buol, Abdul Hamid Lakuntu, mengatakan semua korban yang tewas mengalami luka tembak di kepala. (26)Selanjutnya... |
Kostum Papua, Qory Tampil Eksotis di Miss UniverseThursday, 19 August 2010PUTERI Indonesia 2009 Qory Sandioriva memakai kostum Papua saat kompetisi kostum nasional di ajang Miss Universe 2010. Perempuan berusia 19 tahun itu pun tampil eksotis dengan kostum yang bertema Kecantikan dari Rimba Raya. Selanjutnya... |
Paskibra di Papua Barat Bentangkan Merah Putih TerbalikThursday, 19 August 2010Insiden pengibaran Bendera Merah Putih saat peingatan HUT RI ke-65 di Lapangan Barosi Manokwari tingkat Provinsi Papua Barat. Foto: Laode Mursidin/Radar Sorong MANOKWARI - Detik-detik peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-65 tingkat Provinsi Papua Barat di Manokwari, Selasa (17/8) diwarnai insiden sangat memilukan sekaligus memalukan. Pasukan pengibar bendara (Paskibra) membuat kesalahan fatal yang seharusnya tak boleh dilakukan. Bendera Merah Putih ketika dibentangkan dan hendak dikibarkan terbalik menjadi Putih-Merah. (127)Selanjutnya... |



